07 Mar

Jokowi Lincurkan Bus APTB Jakarta - Bogor

Selain meluncurkan eskalator pada jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte Carolus, Salemba, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo juga akan meresmikan peluncuran perdana angkutan perbatasan terintegrasi busway (APTB) Bogor-Rawamangun, hari ini, Rabu (6/3/2013). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, APTB Bogor-Rawamangun akan menjawab kegelisahan warga Bogor yang selama ini cukup sulit menjangkau transjakarta.

"Peluncurannya sendiri akan dilakukan di Halte Salemba pukul 11.00 WIB," kata Pristono.

Operator APTB tersebut adalah PT Sinar Jaya Megah Langgeng dan pada tahap awal akan menjalankan bus sebanyak 10 unit. APTB Bogor-Rawamangun berjarak tempuh sekitar 52 kilometer dan melayani direct service sehingga langsung memiliki akses ke jalur transjakarta. Dengan demikian, APTB bisa menaikkan serta menurunkan penumpang dari dan ke halte transjakarta.

"APTB ini akan terintegrasi dengan busway Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) dan Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit)," ujar Pristono.

Spesifikasi bus yang dipakai oleh transjakarta ini ialah bus besar kapasitas 85 penumpang dengan 35 duduk dan 50 berdiri, high deck atau lantai tinggi, dan posisi tempat duduk yang berhadapan. Dengan beroperasinya APTB Bogor-Rawamangun, kata Pristono, ada lima APTB yang sudah beroperasi di Jabotabek. Empat APTB lainnya ialah APTB rute Pulogadung-Bekasi, APTB rute Poris Plawad-Grogol, APTB rute Ciputat-Kota, dan APTB rute Cibinong-Grogol.

"Pemprov DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Pemkot Bogor karena trayek APTB ini mencakup dua wilayah provinsi," ujarnya.

Selain APTB, Jokowi juga direncanakan akan meresmikan eskalator di JPO Salemba Carolus. Hal ini, kata Pristono, merupakan salah satu contoh upaya Pemprov DKI dalam melakukan peningkatan prasarana transportasi umum di wilayah DKI Jakarta. Pembangunan eskalator ini juga merupakan wujud peran serta keterlibatan corporate social responsibility (CSR), The Capitol Group.

"Eskalator ini akan menjadi aset Pemprov DKI dan menjadi eskalator umum pertama. Semoga melalui keterlibatan CSR ini dapat mendorong pihak swasta lainnya untuk aktif berpartisipasi membantu Pemprov DKI dalam melakukan peningkatan terhadap prasarana transportasi umum lainnya," kata Pristono.

07 Mar

Jokowi Lincurkan Bus APTB Jakarta - Bogor

Selain meluncurkan eskalator pada jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte Carolus, Salemba, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo juga akan meresmikan peluncuran perdana angkutan perbatasan terintegrasi busway (APTB) Bogor-Rawamangun, hari ini, Rabu (6/3/2013). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, APTB Bogor-Rawamangun akan menjawab kegelisahan warga Bogor yang selama ini cukup sulit menjangkau transjakarta.

"Peluncurannya sendiri akan dilakukan di Halte Salemba pukul 11.00 WIB," kata Pristono.

Operator APTB tersebut adalah PT Sinar Jaya Megah Langgeng dan pada tahap awal akan menjalankan bus sebanyak 10 unit. APTB Bogor-Rawamangun berjarak tempuh sekitar 52 kilometer dan melayani direct service sehingga langsung memiliki akses ke jalur transjakarta. Dengan demikian, APTB bisa menaikkan serta menurunkan penumpang dari dan ke halte transjakarta.

"APTB ini akan terintegrasi dengan busway Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) dan Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit)," ujar Pristono.

Spesifikasi bus yang dipakai oleh transjakarta ini ialah bus besar kapasitas 85 penumpang dengan 35 duduk dan 50 berdiri, high deck atau lantai tinggi, dan posisi tempat duduk yang berhadapan. Dengan beroperasinya APTB Bogor-Rawamangun, kata Pristono, ada lima APTB yang sudah beroperasi di Jabotabek. Empat APTB lainnya ialah APTB rute Pulogadung-Bekasi, APTB rute Poris Plawad-Grogol, APTB rute Ciputat-Kota, dan APTB rute Cibinong-Grogol.

"Pemprov DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Pemkot Bogor karena trayek APTB ini mencakup dua wilayah provinsi," ujarnya.

Selain APTB, Jokowi juga direncanakan akan meresmikan eskalator di JPO Salemba Carolus. Hal ini, kata Pristono, merupakan salah satu contoh upaya Pemprov DKI dalam melakukan peningkatan prasarana transportasi umum di wilayah DKI Jakarta. Pembangunan eskalator ini juga merupakan wujud peran serta keterlibatan corporate social responsibility (CSR), The Capitol Group.

"Eskalator ini akan menjadi aset Pemprov DKI dan menjadi eskalator umum pertama. Semoga melalui keterlibatan CSR ini dapat mendorong pihak swasta lainnya untuk aktif berpartisipasi membantu Pemprov DKI dalam melakukan peningkatan terhadap prasarana transportasi umum lainnya," kata Pristono.